Rabu, 09 April 2008

jihadku di sekolah 3

assalamualaikum
hmmm.......
duh pusing buanaget neh,,,!!!
persaingan di kelas semakain memanas!!
ada yang tiba-tiba menerkam dari belakang(mang kucing kale yach)
tapi..ane makin percaya diri ajah tuch,
ane yakin se yakin-yakinnya bahwa ane bisa
ya tetep ane harus berusaha en berdoa pastinya..........
waduh ane sedikit dongkol nie sama seorang akhwat. aduh duh. ane bingung me nie akhwat. masak(bkn masah makanan yach) dia sepertinya sedikit somse......
nie bukan menurut ane aja, tapi someone yang curhat ma ane!!
oh no!!!!!
ane dah ghibah nie!!!!!!!!!!!!!
tidak........!!!!
astagfirullah.............
semoga allah selalu mengampuni ane.....
ya allah.....
ya rabb.........
maaf dan ampuni ane................
btw,,,,,,,,
ane kemarin baru dilantik jadi sekretaris majas (majalh sekolah)
sekali lagi keikhlasan ane di uji neh.
insyaallah ane akan amanah.
bissmillah,,,,,,,,,

Selasa, 01 April 2008

Vaksinasi haram (tapi boleh)

Ohhhhhhhhhhhhhhh………………no!!!!

I don’ t believe this news?

It’s true or not???

But……….

The fact is true

Oh my God…

Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah menemukan bahan haram didalam vaksin.

Namun, Menkes (menteri kesehatan) punya pandangan lain. Menurutnya, MUI telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan penggunaan vaksin karena alasan darurat. Selama belum ditemukan pengganti yang halal maka vaksin yang menggunakan enzim tripsin babi dibolehkan. “Saya juga seorang muslim. Saya tidak mungkin begitu saja memberikan yang haram,” ujar Menkes.

Seluruh vaksin yang beredar di dunia saat ini, termasuk vaksin meningitis yang diberikan pada seluruh jemaah haji dibuat dari bahan haram. Diantaranya bahan itu adalah enzim babi, ginjal babi, ginjal kera, hingga janin bayi hasil aborsi.

Prof Jurnalis Uddin, Ketua Dewan Pembina LPPOM MUI membenarkan hal itu. Katanya, penemuan unsur haram dalam vaksin bermula dari surat edaran yang dikeluarkan Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada pertengahan 2005. Surat itu berisi peringatan kepada Negara-negara anggota OKI tentang adanya penggunaan tripsin babi dalam proses pembuatan vaksin polio.

Guna menindak lanjuti hal itu, Depkes meminta Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syara’ (MPKS)-penasehat Depkes tentang kaitan agama dan kesehatan untuk menyelidikinya.

MPKS kemudian mengundang PT Bio Farma dan Aventis untuk meminta penjelasan mengenai proses pembuatan vaksin polio memang mereka gunakan. Darisitu terbukti bahwa memang digunakan dalam pembuatan vaksin polio.

“Begitu juga dengan vaksin meningitis yang diproduksi oleh Glxo Smith Kline untuk para jamaah haji,” ujar Jurnalis.

Ketika perusahaan-perusahaan itu ditanya alasan menggunakan tripsi babi, kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas YASRI Jakarta ini lagi, mereka menjawab,” Kami tidak pernah memikirkan (masalah) itu. Dimana- mana, di dunia ini, ya pakai enzim babi. Kalau mau diganti dengan enzim sapi butuh penelitian sekitar lima tahun dengan biaya yang besar.

Kesimpulan

  1. Berarti selama ini masalah yang begitu sensitive oleh masyarakat yang mayoritas muslim di Indonesia ditutup-tutupi dan saat OKI (Organisasi Konferensi Islam) memberikan surat edaran kepada LPPOM MUI tentang adanya penggunaan tripsin babi dalam proses pembuatan vaksin. Dan kemudian LPPOM MUI mengadakan penelitian, dan terbukti OKI itu benar barulah PT Bio Farma dan Aventis bersua. Ini mengandung kecurigaan besar bagiku, APA MAKSUD SEMUA INI? APAKAH INI DI SENGAJA?

  1. Dan kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas YASRI Jakarta ini lagi, mereka menjawab,” Kami tidak pernah memikirkan (masalah) itu. Dimana- mana, di dunia ini, ya pakai enzim babi. Kalau mau diganti dengan enzim sapi butuh penelitian sekitar lima tahun dengan biaya yang besar

Menurut saya kenapa penelitian ini tidak langsung dilaksanakan dari tahun-tahun yang lalu. Dan kalau pun memerlukan biaya yang besar seharusnya pemerintah membantu dalam pembiayaan itu guna kesejahteraan rakyatnya yang mayoritas beragama muslim ini.

INI SEMUA MENGANDUNG KECURIGAAN BAGI DIRIKU??

Wallahu a’lam

Jihadku di Sekolah

(ISTIQOMAH)

Hari seperti berlari begitu cepatnya, tanpa ku sadari ku tlah selesai mid semester, tapi apa yang telah ku lakukan pada mid semesterku kali ini, NIHIL. Nilaiku terbengkalai. Aku bingung. Semangatku redup. Aku bingung apa yang ku pikirkan sekarang. Penyesalan yang menyelimuti hati dan pikiranku. Aku ingin berteriak sejadi-jadinya, tapi ku tak bisa bersua. Seperti ada yang menutup mulutku.

Kini ku dalam sebuah muhasabah. Ku tlah menghianati niatku.

Ku harus menatata target-targetku. Ku harus berjuang memperbaiki nilaiku dan meningkatkan prestasiku. Ku tak mau terlela dalam easy going. Ku harus menjadi orang yang benar-benar by plainning!!!!!!!!. Ku harus istiqamah dalam niat, target, plainning, dan ibadah.

firman Allah :

”.......sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri.....” (QS ar-Ra’d [13]: 11)

Dan ku ingin mengubah diriku menjadi lebih, lebih dan lebih baik dari pada sebelumnya.