Selasa, 16 Desember 2008

PENYESALAN

SESAL

hal itu diakhir
kala
semua tlah berlalu

kala
semua menjauh
kala
semua pergi

dan tak akan kembali

Rabu, 09 April 2008

jihadku di sekolah 3

assalamualaikum
hmmm.......
duh pusing buanaget neh,,,!!!
persaingan di kelas semakain memanas!!
ada yang tiba-tiba menerkam dari belakang(mang kucing kale yach)
tapi..ane makin percaya diri ajah tuch,
ane yakin se yakin-yakinnya bahwa ane bisa
ya tetep ane harus berusaha en berdoa pastinya..........
waduh ane sedikit dongkol nie sama seorang akhwat. aduh duh. ane bingung me nie akhwat. masak(bkn masah makanan yach) dia sepertinya sedikit somse......
nie bukan menurut ane aja, tapi someone yang curhat ma ane!!
oh no!!!!!
ane dah ghibah nie!!!!!!!!!!!!!
tidak........!!!!
astagfirullah.............
semoga allah selalu mengampuni ane.....
ya allah.....
ya rabb.........
maaf dan ampuni ane................
btw,,,,,,,,
ane kemarin baru dilantik jadi sekretaris majas (majalh sekolah)
sekali lagi keikhlasan ane di uji neh.
insyaallah ane akan amanah.
bissmillah,,,,,,,,,

Selasa, 01 April 2008

Vaksinasi haram (tapi boleh)

Ohhhhhhhhhhhhhhh………………no!!!!

I don’ t believe this news?

It’s true or not???

But……….

The fact is true

Oh my God…

Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah menemukan bahan haram didalam vaksin.

Namun, Menkes (menteri kesehatan) punya pandangan lain. Menurutnya, MUI telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan penggunaan vaksin karena alasan darurat. Selama belum ditemukan pengganti yang halal maka vaksin yang menggunakan enzim tripsin babi dibolehkan. “Saya juga seorang muslim. Saya tidak mungkin begitu saja memberikan yang haram,” ujar Menkes.

Seluruh vaksin yang beredar di dunia saat ini, termasuk vaksin meningitis yang diberikan pada seluruh jemaah haji dibuat dari bahan haram. Diantaranya bahan itu adalah enzim babi, ginjal babi, ginjal kera, hingga janin bayi hasil aborsi.

Prof Jurnalis Uddin, Ketua Dewan Pembina LPPOM MUI membenarkan hal itu. Katanya, penemuan unsur haram dalam vaksin bermula dari surat edaran yang dikeluarkan Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada pertengahan 2005. Surat itu berisi peringatan kepada Negara-negara anggota OKI tentang adanya penggunaan tripsin babi dalam proses pembuatan vaksin polio.

Guna menindak lanjuti hal itu, Depkes meminta Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syara’ (MPKS)-penasehat Depkes tentang kaitan agama dan kesehatan untuk menyelidikinya.

MPKS kemudian mengundang PT Bio Farma dan Aventis untuk meminta penjelasan mengenai proses pembuatan vaksin polio memang mereka gunakan. Darisitu terbukti bahwa memang digunakan dalam pembuatan vaksin polio.

“Begitu juga dengan vaksin meningitis yang diproduksi oleh Glxo Smith Kline untuk para jamaah haji,” ujar Jurnalis.

Ketika perusahaan-perusahaan itu ditanya alasan menggunakan tripsi babi, kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas YASRI Jakarta ini lagi, mereka menjawab,” Kami tidak pernah memikirkan (masalah) itu. Dimana- mana, di dunia ini, ya pakai enzim babi. Kalau mau diganti dengan enzim sapi butuh penelitian sekitar lima tahun dengan biaya yang besar.

Kesimpulan

  1. Berarti selama ini masalah yang begitu sensitive oleh masyarakat yang mayoritas muslim di Indonesia ditutup-tutupi dan saat OKI (Organisasi Konferensi Islam) memberikan surat edaran kepada LPPOM MUI tentang adanya penggunaan tripsin babi dalam proses pembuatan vaksin. Dan kemudian LPPOM MUI mengadakan penelitian, dan terbukti OKI itu benar barulah PT Bio Farma dan Aventis bersua. Ini mengandung kecurigaan besar bagiku, APA MAKSUD SEMUA INI? APAKAH INI DI SENGAJA?

  1. Dan kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas YASRI Jakarta ini lagi, mereka menjawab,” Kami tidak pernah memikirkan (masalah) itu. Dimana- mana, di dunia ini, ya pakai enzim babi. Kalau mau diganti dengan enzim sapi butuh penelitian sekitar lima tahun dengan biaya yang besar

Menurut saya kenapa penelitian ini tidak langsung dilaksanakan dari tahun-tahun yang lalu. Dan kalau pun memerlukan biaya yang besar seharusnya pemerintah membantu dalam pembiayaan itu guna kesejahteraan rakyatnya yang mayoritas beragama muslim ini.

INI SEMUA MENGANDUNG KECURIGAAN BAGI DIRIKU??

Wallahu a’lam

Jihadku di Sekolah

(ISTIQOMAH)

Hari seperti berlari begitu cepatnya, tanpa ku sadari ku tlah selesai mid semester, tapi apa yang telah ku lakukan pada mid semesterku kali ini, NIHIL. Nilaiku terbengkalai. Aku bingung. Semangatku redup. Aku bingung apa yang ku pikirkan sekarang. Penyesalan yang menyelimuti hati dan pikiranku. Aku ingin berteriak sejadi-jadinya, tapi ku tak bisa bersua. Seperti ada yang menutup mulutku.

Kini ku dalam sebuah muhasabah. Ku tlah menghianati niatku.

Ku harus menatata target-targetku. Ku harus berjuang memperbaiki nilaiku dan meningkatkan prestasiku. Ku tak mau terlela dalam easy going. Ku harus menjadi orang yang benar-benar by plainning!!!!!!!!. Ku harus istiqamah dalam niat, target, plainning, dan ibadah.

firman Allah :

”.......sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri.....” (QS ar-Ra’d [13]: 11)

Dan ku ingin mengubah diriku menjadi lebih, lebih dan lebih baik dari pada sebelumnya.

Selasa, 18 Maret 2008

Jihadku di Sekolah

Assalamualaikum,,,,,

(NIAT)

Niat yang tulus untuk menuntut ilmu sangatlah sulit kudapatkan, banyak faktor-faktor yang dapat menodai niatku. Iming-iming nilai bagus pernah membuatku terlena. Terbujuk rayuan setan. Niatku bukan karena mencari ridha Allah SWT tapi karena keinginan mend pat nilai yang bagus. Dan karena itulah timbul permasalahan yang membuatku takut yaitu RIYA. Ku menjadi sombong dikala ku mendapatkan nilai yang lumayan bagus pada suatu pelajaran. Aroma persaingan yang kian ketat membuatku turut mengikuti arusnya. Saling ejek-mengejek pun tak bisa tertahankan. Saling jatuh menjatuhkan pun terjadi.


Saling berlomba-lomba belajar keras tapi dengan tujuan popularitas. Ingin puji oleh teman-teman, disanjung guru dan terkenal. Ini membuatku tersungkur jatuh begitu jauh kedalam lingkaran ingkar. Tersesat di jalan nafsu. Yang tergambar di firman Allah,


Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkan sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (Q.S al-Jaatsiyah ayat 23).


Menurut pakar Al-Quran, Imam Raghib al-Isfahani dalam bukunya Mu’jam al-Mufradat li Aglazah Al-Quran, sasaran jihad ada dua macam. Pertama, musuh yang tampak dan kedua, musuh yang tidak tampak (tersembunyi). Musuh yang tidak tampak itu adalah godaan iblis dan setan. Bahkan musuh tersebut bersembunyi didalam hati kita sendiri yaitu hawa nafsu, maka cara menghadapinya pun harus dengan menggunakan trategi sendiri-sendiri. Demikian Imam Raghib menjelaskan. Di lain tempat dalam Al-Quran Allah berfirman :


Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama oaring-orang yang berbuat baik.” (Q.S Al-ankabuut : 69).


Ini membuatku tersadar arti jihad yang sebenarnya. Dan sekarang ku sedang berjihad. Ladang jihadku adalah di SEKOLAH. Semoga niat tulusku yang telah bersemai lagi tidak akan pernah redup.


Jumat, 14 Maret 2008

Asal Usul Manusia/Adam

Dikitab Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terjadi dari 7 macam, yaitu :

Pertama : Di surat Ar-Rahman ayat 14
“Dia (Dia) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar)”
Yang dimaksudkan dengan kata ”shal-shal” diayat ini ialah : tanah kering atau ’setengah kering’, yakni ”zat pembakar” (Oksigen).

Kedua : Di ayat itu disebutkan juga kata ”fakhkhar”, yang maksudnya ialah ’zat Arang’ (carbonium).

Ketiga : Di surat Al-Hijr ayat 28
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat : ‘Sesungguhnya Aku (Allah) hendak membuat seorang manusia (Adam) dari pada tanah kering dan lumpuh hitam” yang berbentuk (berupa)”.
Diayat ini tersebut juga “shal-shal”, telah saya terangkan, sedangkan kata “hamaa-in” di ayat tersebut ialah ‘Zat Lemas’ (Nitrogenium).

Keempat : Di surat As-Sajdah ayat 7
“Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah.”
Yang dimaksud dengan kata “thien” (tanah) di ayat ini ialah “Atom zat air” (Hidrogenium).

Kelima : Di surat Ash- Shaffaat ayat 11
“Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik mekkah),”Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit atau apa yang telah Kami ciptakan itu?” sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari tanah liat.”
Yang dimaksud dengan kata “lazib” (tanah liat) di ayat ini adalh “zat besi terum”.

Keenam : Di surat Ali-Imran ayat 59
”Dia (Allah) menjadikan Adam dari pada ’tanah’ kemudian Allah berfirman kepadanya ”Jadilah engkau, lalu berbentuklah manusia.”
Yang dimaksud dengan kata ”turab” (tanah) diayat ini adalah : ”Unsur-unsur zat asli” yang terdapat di dalam tanah, yang dinamai ”zat-zat anorganis”.

Ketujuh : Di surat Al-Hijr ayat 29
“Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (ruh dari padaKu).




Ketujuh ayat Al-Qur’an, menunjukkan tentang proses kejadian nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yang keenam tentang kata “Turab” (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai “Zat Anorganis”. Zat anorganis itu baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara “Fachchar” yakni : carbonium (zat arang), dengan “shal-shal” yakni oksigenium, (zat pembakar) dan “hamaa-in” ialah zat “Nitrogenium” (zat lemas) dan “Thien” yakni : hidrogenium (zat air)
Jelasnya adalah persenyawaan antara :
Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar-Rahman ayat 14
Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar-Rahman ayat 14
Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al-Hijr ayat 28
Thien (Hidrogenium = zat air) dalam surat As-Sajdah ayat 7
Kemudian bersenyawa denagn zat besi (ferum), yodium, kalium, silicium dan mangaan, yang disebut ”laazib” (zat –zat anorganis) dalam surat As-Shaffaat ayat 11. dalm proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai ”Protein”. Inilah yang disebut ”Turab” (zat-zat anorganis) dalam surat Ali-Imran ayat 59. salah stu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah ”Zat Kalium”, yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa didalam otot-otot. Zat kalium itu dipandang terpenting karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukkan badan halus. Dengan berlangsungnya ”Proteinisasi”, menjelmakan ”proses pergantian” yang disebut ”Substitusi”. Setelah selesai mengalami substitusi, lalu mengempurlah electron-electron sinar cosmis yang mewujudkan ”sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga”sebab ujud” (Causa Formatis).
Adapun sinar Cosmis itu adalah suatu sinar yang mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar Cosmis dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa bahan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepada, tangan, mata, telingan, hidung dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniiah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohania(abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ”Metafisika”.

Selasa, 04 Maret 2008

Ibu..........


Ibu.........


Ibu,,,,,,,,,,

Ku ingin dikau terus disampingku

Tapi

Apalah daya diri hina ini

Apa yang harus ku perbuat tuk senyummu

Tawamu....

Ku hanya menambah sedu dihatimu

,,,,,,,

Ibu.......

Sungguh mulia dikau

Peluk erat tubuhku ibu,

Jangan lepaskan,,


Ibu,,,,,,,,

Sungguh suci hatimu

Dakup aku ibu,,

Jangan pergi..

Tapi,,,,,,,,,,

Apa yang kau rasa??

Perihkah hidup denganku??

Ku hanya menyayat hatimu.....




Senyummu,,,,,,

Penyemangat hari-hariku,,

Tapi,,,,

Apa yang tlah ku perbuat??

Ku hanya meredupkan senyummu


Allah......

Izinkanlah daku melihat senyumnya

Senyum yang selalu menggetarkan hatiku

Janganlah Engkau pisahkan daku darinya....


Ku mohon Allah...

Berilah waktu tuk daku.....

Tuk senyumnya.......


Jikalau Engkau pisahkan kami

Pertemukanlah kami kembali,

Di surga impian daku dan dirinya,,,,,,,,,,

Amin ya robbal alamin,,,,,,,,