Jumat, 28 Desember 2007

bissmillah,,

my organization

ASSALAMUALAIKUM

ALLAHU AKBAR

my video

ASSALAMUALAIKUM, WAHAI SAUDARAKU....


  • Pada saat Allah menciptakan kita ke dunia, banyak hal yang tidak menyenangkan, sakit, penuh penderitaan & banyak air mata, tapi itulah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya lebih kuat & tegar dalam hidup, memancarkan kemuliaan-Nya dengan menjadikan kita orang-orang pilihan-Nya.


  • Jadilah seperti pohon kurma, menjulang tinggi dengan cita-cita, jauh dari gangguan yang membahayakan, bila melemparnya dengan batu maka ia akan membalas dengan buah yang masak lagi manis.


  • Ingatlah akan dosa-dosa kita dan menangislah karena kita adalah pendosa. Jika kamu tidak bisa menangis maka menangislah karena kamu tidak bisa menagis.


  • Sesungguhnya para pejuang dakwah takkan pernah merugi, tiap piluhnya kan menjadi mutiara, air matanya kan menjadi cahaya, lelahnya penembus dosa dan gugurnya bernilai syurga.


  • Abu al-Hasan al –Zanjani berkata : “ Pokok ibadah itu adalah tiga anggota badan, yaitu : telinga, hati, dan lidah.

Telinga untuk mengambil pelajaran, hati untuk bertafakur sedangkan lidah untuk berkata benar, bertasbih, dan berdzikir.

Sebagaimana Allah SWT berfirman,”Berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepad-Nya diwaktu pagi dan petang.” (Q.S Al-Ahzab [33] : 41- 42)


  • Janganlah sampai menumpukkan pandangan kepada sesuatu yang tidak halal.

Rasulullah bersabda,” Pandangan itu merupakan salah satu anak panah iblis. Barang siapa yang meninggalkan karena takut kepada Allah dan diikuti keamanan, dia akan mendapati manisnya dalah hati.”


  • “ Kedermawanan itu dekat kepada Allah, dekat ke syurga, dekat kepada manusia serta jauh dari neraka. Adapun kebakhilan itu jauh dari Allah, jauh dari syurga, jauh dari manusia tetapi dekat ke neraka.

  • Tanda kecintaan kepada Allah adalah kecintaan kepada Al-Qur’an.

Tanda kecintaan kepada Al-Qur’an adalah kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tanda kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW adalah kecintaan kepada sunnahnya.

Tanda kecintaan kepada sunnahnya adalah kecintaan kepada akhirat.

Tanda kecintaan kepada akhirat adalah membenci keduniaan.

Tanda kebencian keduniaan adalah tidak mengambilnya kecuali bekal dan perantara menuju akhirat.